Jika anda mendukung semua kegiatan sosial Yayasan Indometro,bisa membantu kami dengan menyisihkan sedikit rezeki anda ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Tuesday, December 11, 2018

Jelang Natal & Tahun Baru, Kementan Pantau Harga di Pontianak

Foto: Dirjen pangan
Pantau Harga
INDOMETRO-BISNIS - Menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2019, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian kembali melakukan aksi pengamanan stabilisasi pasokan dan harga pangan dengan memonitor harga pangan dan pasokan pangan di pasar. 

Pemantauan dilakukan di Pasar Flamboyan Kota Pontianak, Kalimantan Barat oleh Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP, Risfaheri.

"Dari pemantauan yang kami lakukan, ketersediaan bahan pokok umumnya cukup dan harga juga stabil," ujar Risfaheri dalam keterangan tertulis, Rabu (12/12/2018). 

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat, Abdul Manaf.

"Berdasarkan pengamatan kami dalam beberapa tahun terakhir, kondisi pasokan dan harga selama HBKN Natal dan Tahun Baru relatif stabil, tidak ada gejolak harga sebagaimana HBKN Puasa dan Idul Fitri, terang Abdul Manaf.

Kepala Bulog Divre Kalimantan Barat, Sabaruddin mengatakan harga tersebut dipengaruhi ketersediaan dan pasokan yang cukup baik di gudang Bulog maupun pasar, khususnya untuk minyak goreng dan gula pasir.

Artikel Terkait :

"Sepanjang tahun 2018 stok di Bulog dan suplay ke pasar untuk gula pasir dan minyak goreng di Kalimantan Barat sangat banyak, aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," jelas Sabaruddin.
Sabaruddin mengatakan kondisi harga pangan tersebut, secara umum pasokan dan harga di Kota Pontianak aman dan stabil. Hanya komoditas daging ayam ras dan telur ayam ras yang perlu diantisipasi agar tidak sampai terjadi gejolak.

Sementara itu Kepala Satgas Pangan AKBP Sibarani menyebut pemantauan berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. 

"Kami secara rutin melakukan pemantauan pasokan dan harga pangan baik di produsen maupun konsumen (pasar). Kami ingin menjaga stabilitas harga khususnya menjelang HBKN Natal dan Tahun Baru," pungkas Sibarani.

Secara rinci kondisi harga pangan di Pasar Flamboyan yaitu beras premium Rp 12.500-13.500/kg, beras medium Rp 11.000-12.000/kg, beras termurah Rp 9.500-10.000/kg. HET beras untuk Kalbar, beras medium Rp. 9.950 dan premium Rp. 13.300/kg.

Harga daging ayam ras Rp. 25.000-27.000/kg. HAP/Harga Acuan Pemerintah untuk daging ayam Rp.34.000/kg.

Untuk komoditas hortikultura seperti cabai rawit merah Rp 38.000/kg, harga cabai merah keriting sekitar Rp 35.000-38.000/kg, sedang cabai besar hijau tercatat Rp 30.000/kg dengan kondisi pasokan stabil. 

Harga bawang merah Rp 25.000-27.000/kg, sedangkan HAP bawang merah Rp. 32.000/kg. Untuk bawang putih bonggol stabil di harga Rp 16.000/kg.

Untuk komoditas peternakan seperti daging sapi lokal segar tetap stabil di kisaran Rp 125.000/kg. Harga telur ayam ras Rp 24.000/kg, sedangkan HAP telur Rp 23.000/kg.

Untuk komoditas pangan strategis lainnya seperti minyak goreng curah harga tetap stabil diharga Rp 9.500/kg. Begitu juga gula pasir lokal masih stabil Rp 10.500/kg. Harga minyak goreng curah dan gula pasir lokal jauh lebih rendah dari HAP yaitu masing-masing Rp 11.000/kg dan Rp 12.500/kg. 

Dalam pemantauan ini Risfaheri didampingi, Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat, Abdul Manaf, Kepala Satgas Pangan Polda Kalimantan Barat yang diwakili Kasubditreskrimsus AKBP Sardo Sibarani, Kepala BULOG Divre Kalimantan Barat Sabaruddin Abdullah, serta perwakilan dari Dinas Perdagangan.

Sebelumnya pengendalian harga pangan dan pasokan dilakukan Kementerian Pertanian dengan melaksanakan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait baik di pusat dan daerah serta melakukan monitoring dan evaluasi pasokan dan harga pangan di tingkat konsumen (pasar) maupun produsen. (df)

0 Comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More