Jika anda mendukung semua kegiatan sosial Yayasan Indometro,bisa membantu kami dengan menyisihkan sedikit rezeki anda ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Sunday, January 13, 2019

Prabowo: Kalau Kami Berkuasa Nanti Harga Daging, Susu, Beras Terjangkau

Foto: M Guruh Nuary/detikcom
Prabowo
INDOMETRO-BISNIS - Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menyebut pemerintahan sekarang salah kelola negara. Menurutnya, salah satu imbas salah kelola adalah harga bahan pokok yang naik tinggi.

Prabowo pun berjanji jika diberi kesempatan untuk memimpin Indonesia akan menurunkan harga bahan pokok hingga terjangkau masyarakat paling miskin.

"Susah dapat pekerjaan, minta ampun. Cari bayar makan saja susah sekarang. Berapa hari ini telur naik, berapa? Rp 26 ribu sekilo? Rp 30 ribu? Rp 36 ribu? Rp 28 ribu? Di kampung Rp 32 ribu sekilo? Kalau kita berkuasa nanti, kita akan menjamin daging, telur, ayam, susu, beras, akan terjangkau oleh rakyat yang paling miskin," katanya di acara Konsolidasi Koordinator TPS se-Provinsi DKI Jakarta, di Roemah Djoeang Prabowo-Sandi, Jalan Wijaya I no 81, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2019). 

Ketum Partai Gerindra itu yakin dirinya bisa memenuhi janji-janjinya itu. Sebab ia mengaku akan mengelola negara dengan baik dan benar.

Artikel Terkait :


"Saya yakin, kita bisa. Saya yakin, kita cukup kaya, asal kita mengelola dengan baik, dengan jujur, dengan tidak mencari keuntungan untuk pribadi sendiri," kata Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga kembali menyindir elite-elite di Indonesia. Dia meminta masyarakat untuk tidak mengagumi para elite. Sebab, dia mengenal baik para ellite itu.

"Aku kenal mereka dari kecil. Aku tahu satu-satu, lagaknya aja itu. Kau nggak usah kagum mereka pakai mobil-mobil mewah dan bagus. Itu bisa dibilang nyolong semua itu, nyolong uang rakyat itu. Justru kalau lihat orang pakai mobil mewah, harus kita tanya, duitnya dari mana?" ujarnya.

"Jangan lagak, aku kenal dari kecil, aku ini orang Betawi, dari lahir di sini, kawasan Setiabudi belum apa-apa, masih alang-alang, kebun, sawah, karena tempat sapi dulu, banyak sapi di situ. Pondok Indah masih kebun karet, milik negara. Kok tiba-tiba jadi milik. Jangan lagak, rakyat sudah tak bodoh lagi. Ada yang bilang Prabowo kok ngomong begitu, kan dia bagian dari itu. Ya, gua bagian dari elite, tapi gua elite yang sadar, yang paham kalau dipanggil Tuhan nanti gua nggak bisa bawa apa-apa," sambung Prabowo. (df)

0 Comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More