Ilustrasi emas batangan.
Gold
INDOMETRO-BISNIS - Harga emas internasional naik tipis pada perdagangan Selasa pagi setelah saham-saham di Asia jatuh menjelang rilis data ekonomi AS dan pertemuan dua hari Bank Sentral AS yang akan menentukan kepastian suku bunga.
Dilansir dari salah satu media, pada Selasa 30 April 2019, harga emas di pasar spot naik 0,2 persen ke level US$1.281,95 per ons. Sedangkan, emas berjangka AS naik 0,2 persen ke level US$1.283,9 per ons.
Hari ini saham-saham di Asia turun di tengah rekor penutupan tertinggi dari S&P 500 karena investor masih melihat penyataan Federal Reserve AS yang memberikan tanda akan menahan suku bunga acuannya.
Artikel Terkait :
Emas domestik
Sementara itu, harga emas dalam negeri produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Selasa 30 April 2019, dibanderol seharga Rp661,5 ribu per gram. Harga itu, turun Rp2.500 per gram dibandingkan perdagangan kemarin. 
Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback ditetapkan seharga Rp584 ribu per gram atau turun Rp2.000 per gram dibandingkan perdagangan kemarin. 
Adapun harga emas berdasarkan ukuran di antaranya, emas lima gram Rp3,12 juta, 10 gram Rp6,19 juta, 25 gram Rp15,36 juta, dan 50 gram Rp30,66 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp61,25 juta, 250 gram Rp152,87 juta, dan emas 500 gram Rp305,55 juta.

Dan, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp355,25 ribu dan 1.000 gram sebesar Rp611,1 juta.
Selanjutnya, produk Batik all series, ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,85 juta dan Rp13,16 juta.
Adapun untuk pembelian emas hari ini, Antam mencatat untuk ukuran tiga gram, 500 gram dan 1.000 gram tidak tersedia. Sementara itu, untuk emas 250 gram hanya tersedia di butik logam mulia.(vv)