Foto: Raja Adil Siregar/detikcom
Bawang Putih
INDOMETRO-BISNIS - Harga bawang putih di Palembang naik hingga Rp 52.000/kilogram (kg) sepekan terakhir. Untuk menstabilkan harga tersebut, kini pemerintah menggelar operasi pasar di sejumlah daerah. 

Salah satunya terlihat di Pasar KM 5, Cinde, 16 Ilir dan terkahir Pasar Lemabang, Palembang. Kepala Dinas Perdagangan Sumatera Selatan, Yustianus, menyebut bawang putih disebar di sejumlah pasar untuk stabilkan harga pasar. Jumlahnya cukup banyak, yakni mencapai 30 ton.

"Fungsinya operasi pasar ini agar harga bawang putih dapat terkendali. Saat ini di pasaran harga bawang putih meroket dan mencapai Rp 48 ribu sampai Rp 52 ribu/Kg," kata Yustianus saat ditemui di Pasar KM 5, Senin (22/4/2019).

Yustianus mengatakan kenaikan harga bawang putih di sejumlah pasar Palembang sudah terlihat sejak akhir Maret, bahkan jauh di atas harga normal 

Artikel Terkait :

"Untuk harga normal itu di kisaran Rp 20 ribu/Kg dan hari ini harga sudah sampai Rp 50 ribu. Artinya ini udah tinggi, harus distaabilkan dengan melakukan operasi pasar, khusus bawang putih," imbuhnya.

Dalam operasi pasar ini, kata Yustianus, pedagang atau pengecer bisa membeli maksimal pembelian 2 karung. Di mana satu karungnya berisi 20 Kg dan harus dijual kembali kepada masyarakat agar harga tidak melonjak.

Di Palembang bawang putih sangat dibutuhkan sebagai salah satu bahan baku kuliner pempek. Bahkan dalam per hari, tercatat hampir 10 ton bawang putih terjual.
Sementara itu, Kepala PD Pasar KM 5, Asmidal menyebut kenaikan bawang putih memang terlihat selama sepekan ini. Salah satunya karena stok terbatas dan pedagang harus menjual dengan harga tinggi.

"Bukan hanya bawang putih ya, bawang merah pun mengalami kenaikan. Tetapi tidak seperti bawang putih, jadi bawang merah naik kisaran Rp 3 ribu-5 ribu/Kg," kata Asmidal.(df)