Harga Emas Global Naik Tipis, Produk Antam Dibanderol Tetap

Harga emas naik.
Gold
INDOMETRO-BISNIS - Harga emas dibuka stabil pada perdagangan awal pekan ini. Setelah jatuh ke level terendahnya dalam empat bulan terakhir pada sesi sebelumnya, karena penguatan dolar dan adanya indikasi pertumbuhan ekonomi AS awal tahun ini. 
Dilansir dari salah satu media, Senin 22 April 2019, harga emas di pasar spot internasional naik 0,1 persen ke level US$1.275,8 per ons. Pada sesi sebelumnya, emas sempat menyentuh level US$1.270 per ons atau terendah sejak 27 Desember 2019. 

Sementara itu, harga emas berjangka AS juga naik tipis 0,1 persen. Per ons dibuka dengan harga US$1.277,8. 
Artikel Terkait :
Emas domestik
Sementara itu, harga emas dalam negeri produksi PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam hari ini dibanderol seharga Rp656 ribu per gram. Harga itu tidak berubah dari penutupan perdagangan akhir pekan lalu. 
Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback ditetapkan seharga Rp574 ribu per gram atau tidak berubah. 
Adapun harga emas berdasarkan ukuran di antaranya, emas lima gram Rp3,10 juta, 10 gram Rp6,13 juta, 25 gram Rp15,23 juta, dan 50 gram Rp30,38 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp60,7 juta, 250 gram Rp151,5 juta, dan emas 500 gram Rp302,8 juta.
Dan, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp352,5 ribu dan 1.000 gram sebesar Rp605,6 juta.
Selanjutnya, produk Batik all series, ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,8 juta dan Rp13,05 juta.
Adapun untuk pembelian emas hari ini, Antam mencatat untuk ukuran satu gram, tiga gram, 250 gram, 500 gram dan 1.000 gram tidak tersedia. Sementara itu, untuk emas 25 gram hanya ada di butik logam mulia.(vv)