OSO: IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan

Foto: Rachman Haryanto
IHSG
INDOMETRO-BISNIS - Pada perdagangan Rabu (24/04) IHSG ditutup melemah sebesar 0.23% ke level 6.447,89. 

Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor Perkebunan dan Industri Dasar memimpin pelemahan masing-masing sebesar 1.93% dan 1.51%.

Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya : CPIN, UNVR, BBRI, BDMN, HMSP.

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (Netsell) senilai Rp 620 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi 0.19% ke level Rp 14.105.

Sementara itu pada (24/04) indeks Wall Street kompak ditutup dalam teritori negatif, dimana Dow Jones
melemah 0.22%, S&P 500 turun 0.22% dari Nasdaq negatif 0.23%. Sektor kesehatan yang tercatat turun 0.4% menjadi pemberat indeks, hal ini menyusul adanya kekhawatiran terkait peraturan yang semakin ketat.

Artikel Terkait :

Adapun saham Caterpillar Inc tercatat turun sebesar 3.2% pada perdagangan semalam. Selain itu para pelaku pasar juga masih menantikan rilisnya laporan keuangan Microsoft Corp dan Facebook Inc yang diperkirakan terbit pada akhir pekan ini.

IHSG ditutup melemah sebesar 0.7% ke level 6,462. IHSG ditutup bullish candle. Adapun indikator Stochastic cenderung bearish dan MACD histogram bergerak negatif dengan Volume naik tipis. 

Kami perkirakan IHSG kembali bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 6,372 - 6,487.(df)