Timah Siapkan Belanja Modal Rp 2,58 T

Foto: Danang Sugianto/detikFinance
PT Timah Tbk
INDOMETRO-BISNIS - PT Timah Tbk (TINS) tahun ini menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 2,58 triliun. Dana itu akan digunakan perusahaan untuk pengembangan bisnis perusahaan termasuk pembangunan fasilitas pemisah dan mineral tanah jarang.

Direktur Keuangan Timah Emil Erminda menjelaskan dari Rp 2,58 triliun capex yang disiapkan, sekitar Rp 2,3 triliun akan digunakan oleh Timah, sisanya dibagikan ke anak usahanya.

"Sumbernya misalnya obligasi itu masih kita kaji. Tentunya dari akumulasi modal dan juga dari pinjaman bank. Kami akan berusaha cari mana pembiayaan yang efisien dan efektif," ujarnya di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (23/4/2019).



Direktur Utama Timah M. Riza Pahlevi Tabrani mengatakan ada beberapa proyek investasi yang akan dilakukan perusahaan, salah satunya pembangunan fasilitas pemisahan mineral tanah jarang di Tanjung Ular, Bangka Barat.

"Kami kembangkan pilot project plant di Bangka Barat, kita coba pisahkan mineral tanah jarang dari biji timah. Jadi kita diberkahi oleh Allah SWT kita diberi sumber daya luar biasa. Hari ini kita diberikan bagaimana bisa memisahkan mineral tanah jarang itu," ujarnya.

Riza mengatakan, dari biji timah yang dieksploitasi perusahaan selama ini mengandung mineral tanah jarang. Mineral ini dianggap memiliki nilai yang lebih tinggi.

"Jadi itu komposisinya untuk produksi magnet, buat industri strategis, industri kesehatan. Itu semua coba kita kembangkan. Kalau bisa tahun ini Allhamdulilah, kalau tidak bisa tahun depan," tambahnya.

Riza mengatakan, mineral tanah jarang memiliki nilai ekonomis yang jauh lebih tinggi dari timah. Menurutnya nilainya bisa 3-4 kali dari logam timah.(df)