Friday, May 24, 2019

Darmin Jengkel Keuntungan Pertamina di Luar Negeri Tak Pernah Tercatat

Foto: Rengga Sancaya
Darmin
INDOMETRO-BISNIS - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution kesal keuntungan PT Pertamina (Persero) dari hasil investasinya di luar negeri tidak pernah tercatat sejak lama.

Tercatat yang dimaksud dalam hal ini pada neraca pendapatan primer yang masuk dalam komponen neraca transaksi berjalan.

"Dulunya kan kita tadinya rapat dengan BPS dan BI kita tanya ini siapa yang nggak catat. Akhirnya BI bilang kita sebenarnya minta dulu sama Pertamina," kata Darmin di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Tak tercatatnya keuntungan Pertamina yang didapat dari hasil investasinya di luar negeri justru berdampak pada transaksi berjalan yang saat ini mengalami defisit. Dampak yang dimaksud adalah hasil produksi minyak Pertamina dari Al Jazair dan Malaysia masuk ke Indonesia malah tercatat sebagai impor.

Artikel Terkait :

Padahal, lanjut Darmin, pihak Bank Indonesia sudah menawarkan kepada Pertamina untuk mencatatkan keuntungan hasil investasinya dari luar negeri dalam pembukuan di dalam negeri.
Namun penawaran dari BI itu tak pernah disambut Pertamina tanpa ada penjelasan. Darmin pun jengkel dan tak mengerti dengan sikap Pertamina tersebut.

"Pertamina nggak pernah dibalas. Karena mereka... nggak ngerti," ujar dia.

Pertamina memang punya sejumlah aset pengeboran di luar negeri yang dikelola lewat anak usahanya yakni Pertamina Internasional EP (PIEP).

Kinerjanya pun lumayan. Tak tanggung-tanggung, sepanjang 2018, PIEP mencatat jumlah produksi minyak dan gas yang meningkat hingga 153 KBOEPD (102 KBOPD + 299 MMSCFD) per Desember 2018, serta lifting ke Indonesia sebesar 6,5 juta Bbl.(df)

Hubungi Kami

Mari Berkunjung en Kenali Kami

Siapapun anda bisa langsung datang ke sekretariat kami dan mulai mengenal kami lebih dekat

Alamat:

Jl.Prof Dr Hamka No.29D Kel.Durian Kec.Bajenis Tebing Tinggi - Sumatera Utara

Waktu Kerja:

Senin - Sabtu mulai pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore

Telpon:

(+62-621)2611556
+628236786118