Koin dan batangan emas. (CNBC)
Gold
INDOMETRO-BISNIS - Harga emas internasional diperdagangkan tak berubah atau stabil pada Jumat pagi. Hal itu karena Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyatakan akan mengurangi penurunan suku bunga, sehingga emas masuk jalur loyo pekan ini.
Dilansir dari salah satu media, pada Jumat 3 Mei 2019, harga emas di pasar spot tidak bergerak atau stabil di level US$1.270,71 per ons. Sementara itu, emas berjangka AS stabil di posisi US$1.271,7 per ons.
Hari ini, pasar saham Asia turun di tengah ekspektasi investor yang juga memperkirakan bank sentral AS mengurangi penurunan suku bunga tahun ini. Selain itu, pasar menanti data ekonomi AS yang akan dirilis.
Artikel Terkait :
Emas domestik
Sementara itu, harga emas dalam negeri produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Jumat 3 Mei 2019, dibanderol seharga Rp660 ribu per gram. Harga itu turun Rp1.000 per gram dibandingkan perdagangan kemarin. 
Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback ditetapkan seharga Rp582 ribu per gram atau turun Rp1.000 per gram dibandingkan perdagangan kemarin.
Adapun harga emas berdasarkan ukuran di antaranya, emas lima gram Rp3,12 juta, 10 gram Rp6,17 juta, 25 gram Rp15,33 juta, dan 50 gram Rp30,58 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp61,1 juta, 250 gram Rp152,5 juta, dan emas 500 gram Rp304,8 juta.
Dan, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp354,5 ribu dan 1.000 gram sebesar Rp609,6 juta.
Selanjutnya, produk Batik all series, ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,84 juta dan Rp13,13 juta.
Adapun untuk pembelian emas hari ini, Antam mencatat untuk ukuran tiga gram, 250 gram, 500 gram dan 1.000 gram tidak tersedia. Selanjutnya, emas ukuran 10 gram dan 25 gram hanya tersedia di butik Logam Mulia.(vv)