Foto: Erliana Riady/detikcom
Telur
INDOMETRO-BISNIS - Menteri Pertanian Amran Sulaiman lakukan operasi pasar demi menstabilkan harga telur. Operasi ini dilakukan di 7 pasar karena harganya melebihi standar harga eceran tertinggi (HET).

"Kita lakukan operasi-operasi di daerah-daerah sentra yang harganya bergerak naik sedikit. Agar bisa stabil sesuai harga yang diinginkan pemerintah," kata Amran di Pasar Tebet Barat, Jakarta, Rabu (8/9/2019).

Harga di 7 pasar yang dilakukan operasi ini telah mencapai Rp 26.000. Oleh karena itu, pemerintah akan menyalurkan 7 kontainer telur ayam ras sampai nanti harganya turun. 


Artikel Terkait :

"Yang kita sepakati bersama adalah di tingkat peternak Rp 20.000/kg. Kalau di harga pasar Rp 23.000/kg. Itu harus kita jaga," ujar dia.
Setelah itu, Amran melepaskan armada-armada yang mengangkut telur ayam ras untuk dikirim ke 6 pasar lainnya, yakni Pasar Palmerah, Pasar Petojo Hilir, Pasar Pulo Gadung, Pasar Pluit, dan Pasar Glodok.

Total telur yang digelontorkan di operasi pasar hari ini adalah 8 ton. Setiap pasar mendapat jatah 1 ton untuk hari ini, dan sisa 1 ton untuk Toko Tani Indonesia Center di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.(df)