Konsumen menunjukkan emas batangan yang dibelinya di Butik Emas Logam Mulia, Gedung Aneka Tambang, Jakarta
Gold
INDOMETRO-BISNIS - Harga emas naik ke level tertingginya dalam satu pekan pada hari ini. Investor khawatir perang dagang Amerika Serikat dan China, memburuk dan melemahnya pertumbuhan ekonomi global
Dilansir dari salah satu media, Rabu 8 Mei 2019, harga emas di pasar spot antarbank naik 0,1 persen ke level US$1.285,56 per ons. Tertinggi sejak 26 April lalu, yang ada di level US$1.287,08 per ons. 
Sementara itu, harga emas berjangka AS, naik 0,1 persen hari ini. Logam kuning AS tersebut, dibanderol US$1.287 per ons.  
Artikel Terkait :
Emas domestik
Sementara itu, harga emas dalam negeri produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Rabu 8 Mei 2019, dibanderol seharga Rp665,5 ribu per gram. Harga itu naik Rp500 per gram, dibandingkan perdagangan kemarin. 
Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback ditetapkan seharga Rp591 ribu per gram atau naik Rp1.000 per gram dibandingkan perdagangan kemarin.
Adapun harga emas berdasarkan ukuran di antaranya, emas lima gram Rp3,14 juta, 10 gram Rp6,23 juta, 25 gram Rp15,46 juta, dan 50 gram Rp30,86 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp61,6 juta, 250 gram Rp153,8 juta, dan emas 500 gram Rp307,5 juta.
Dan, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp357 ribu dan 1.000 gram sebesar Rp615,1 juta.
Selanjutnya, produk Batik all series, ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,89 juta dan Rp13,24 juta. (vv)