Jika anda mendukung semua kegiatan sosial Yayasan Indometro,bisa membantu kami dengan menyisihkan sedikit rezeki anda ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Tuesday, May 7, 2019

Izin Impor Telat Bikin Harga Bawang Putih Melejit hingga Rp 100.000

Foto: Grandyos Zafna
Bawang Putih
INDOMETRO-BISNIS - Harga bawang putih di beberapa tempat melambung tinggi, bahkan tercatat ada yang hampir mencapai Rp 100.000 per kilogram (kg) seperti terjadi di Jambi. Lantas apa penyebab mahalnya harga bumbu dapur ini?

Menurut Pengamat Pertanian Khudori, tingginya harga bawang putih dikarenakan pemerintah khususnya Kementerian Pertanian telat mengeluarkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

Seharusnya, rekomendasi bisa dikeluarkan dari jauh-jauh hari sehingga izin impor dari Kementerian Perdagangan bisa segera terbit saat dibutuhkan.


Artikel Terkait :

"Kalau dibandingkan tahun 2018, impor sudah dilakukan di awal tahun. Mungkin saja RIPH terlambat karena pemerintah mesti mengevaluasi realisasi wajib tanam 5% dari kuota. Kalau antisipasi baik, keterlambatan mestinya nggak terjadi," kata dia kepada salah satu media, Selasa (7/5/2019).
Khudori menjelaskan pentingnya RIPH segera dikeluarkan mengingat kebutuhan saat ini sebesar 96% dipenuhi dari impor. Maka dari itu, sebaiknya pemerintah tak menunda mengeluarkan rekomendasi impor.

"Karena 95-96% kebutuhan bawang putih dari impor. Mestinya antisipasi dilakukan jauh-jauh hari," ungkap dia.
Sementara itu, kenaikan harga bawang putih terjadi di beberapa daerah, mulai dari Ponorogo hingga Solo tercatat harga mencapai Rp 70.000 per kg. Sedangkan di Jakarta sendiri tertinggi mencapai Rp 94.000 per kg.(df)

0 Comments:

Post a Comment

Buka Akun Disini Yok !!!

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More