Bawang putih.
Bawang Putih
INDOMETRO-BISNIS - Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayanti mengatakan, sejak 18 April 2019, pihaknya telah menggelar operasi pasar bawang putih di sejumlah daerah.
Daerah-daerah tersebut misalnya seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Lampung, Jambi, dan Riau.
Artikel Terkait :

"Selain itu, operasi pasar bawang putih ini juga akan dijadwalkan di beberapa daerah lainnya," kata Tjahya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Jumat 10 Mei 2019.

Hingga 7 Mei 2019, Tjahya mengaku bahwa sebanyak 375,8 ton bawang putih telah digelontorkan di 13 provinsi tersebut, dan mampu memberikan dampak yang positif berupa penurunan harga komoditas itu.
Hingga saat ini, lanjut Tjahya, operasi pasar itu juga masih berlangsung di wilayah Bandung, dengan jumlah bawang putih yang digelontorkan yakni sebanyak empat ton.
Bawang putih itu dijual dengan harga Rp30 ribu per kilogram di tingkat konsumen. Tjahya memastikan, pihaknya akan terus menggelar operasi pasar semacam ini hingga harga bawang putih kembali stabil di pasaran.
"Operasi pasar yang dilakukan dan pasokan bawang putih yang melimpah dalam waktu dekat, kita harapkan akan mampu menurunkan harga komoditas tersebut di bulan puasa ini," ujarnya.(vv)