Stok BBM saat mudik Lebaran
Stok BBM saat mudik Lebaran
INDOMETRO-BISNIS - PT Pertamina memastikan segera menindaklanjuti laporan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi yang mengungkapkan adanya kelangkaan bahan bakar minyak di ruas Tol Trans Sumatera. Tepatnya di Mesuji dan Tulang Bawang.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, mengatakan bahwa tindak lanjut bakal dilakukan Pertamina, khususnya terkait kesediaan stok distribusi BBM di jalur tersebut. Di samping, beberapa rekomendasi yang telah disampaikan BPH Migas.

"Ya ini akan kita tindak lanjuti ya, pada intinya dan pastinya untuk stok kita coba amankan," kata Fajriyah saat ditemui di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat, 31 Mei 2019.
Dia melanjutkan, jika 18 fasilitas penyediaan BBM di sepanjang jalur Tol Trans Sumatera yang sebelumnya telah disediakan untuk menghadapi masa angkutan mudik Lebaran 2019 tidak mencukupi, Pertamina siap untuk menindaklanjuti. 
Artikel Terkait :
"Kalau misalnya memang dirasa membutuhkan yang lebih maka kami akan follow up pada kesempatan yang pertama. Stok dan juga delivery kita pastikan tidak ada keterlambatan ya," tutur dia.
Di samping itu, Fajriyah memastikan bahwa untuk memenuhi ketersediaan BBM di jalur tersebut bukanlah hal yang sulit. Sebab, fasilitas infrastruktur penunjang seperti jalanan untuk distribusi BBM sudah tersedia dan siap digunakan.
"Seharusnya tidak (sulit) ya. Tapi nanti kita cek dulu ya ke teman-teman dulu," tutur dia.
Sebelumnya, Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa menginstruksikan Pertamina menambah pasokan ketersediaan BBM Gasoline, baik itu premium, pertalite, dan pertamax di jalur tol operasional dan fungsional di Trans Sumatera. Terutama, di sekitar 340 kilometer tol wilayah Lampung ke Palembang
"BPH Migas sebagai satgas sektor ESDM untuk Idul Fitri, juga menginstruksikan Pertamina untuk menyiapkan mobile dispenser dan kantong BBM di 15 titik lokasi penjualan BBM yang ada (bukan hanya kios pertamax) di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung-Palembang," ujar Fanshurullah.(vv)