Jika anda mendukung semua kegiatan sosial Yayasan Indometro,bisa membantu kami dengan menyisihkan sedikit rezeki anda ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Tuesday, June 11, 2019

Rawan Profit Taking, IHSG Diperkirakan Melemah ke 6.207

Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Ilustrasi
INDOMETRO-BISNIS - Pada perdagangan kemarin (11/6) IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 0,26% ke level 6.305,99.

Sebanyak enam dari 10 indeks sektoral berakhir dalam zona hijau, di mana sektor Pertambangan dan Infrastruktur memimpin penguatan masing-masing sebesar 0,64% dan 0,55%. Adapun saham yang menjadi penggerak indeks di antaranya: FREN, TPIA, ICBP, BBCA, HMSP.

Sementara itu pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (netbuy) sebesar Rp 241 miliar. Nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0,21% ke level Rp 14.239.

Sementara itu pada perdagangan semalam (11/6) bursa saham Wall Street ditutup melemah tipis, di mana Dow Jones turun 0,05%, S&P 500 melemah 0,04% dan Nasdaq negatif 0,01%.

Artikel Terkait :


Minimnya sentimen positif menjadi salah satu penahan laju pergerakan indeks pada perdagangan semalam, penantian para pelaku pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed dan perundingan perdagangan antara China dan Amerika Serikat (AS) yang akan dibahas dalam pertemuan G20 pada akhir bulan ini. 

Adapun sebelumnya presiden AS Donald Trump mengatakan jika dia tidak akan membuat kesepakatan kecuali China menyetujui empat dari lima poin dari tuntutan yang diajukan AS. Selain itu Trump juga mengancam akan kembali menaikkan tarif impor lebih tinggi kepada China jika tidak ada kesepakatan dalam pertemuan G20 nanti. 


IHSG ditutup menguat sebesar 0,3% ke level 6.305. IHSG rawan profit taking, diperkirakan IHSG melemah untuk menutup area gap terlebih dahulu dengan pergerakan di kisaran 6.207-6.334. (fd)

0 Comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More